Monday, 17 May 2021

I'm okay ✨

Hai and assalammualaikum 

A couple of days ago, am felt broken, im urmm like a useless because someone make me cry and take me down.

I cry.... think, think thinkk and think. And I admit it that overthinking is can ruin everything. Harini, terasa sedikit lelah... Ku kira sudah saling mencintai, seperti nya aku sudah tertipu.. Tertipu dengan perasaan sendiri. Memperjuangkan sesuatu yang bukan milik kita itu sangat sakit. Kalau dunia bukan untuk aku bahagia simpankan ruang di suyrga untuk aku bersama dia. Kalau menunggu hanya mampu aku lakukan, tentu saja aku lakukan tapi, kalau aku terpaksa melepaskan dia aku tahu ketinggian ketika mencintai ialah apabila melepaskan orang yang kita sayang untuk kebahagiaannya. Kalau ini boleh buat dia bahagia. terima kasih Tuhan, Kau telah kabulkan doa ku. What I've learn in life is never force someone to stay with you, if they want to stay, they will stay. If they don't, just let him go.. Just enjoy your life with a terrific person and life. The best one will stay ❤️
Orang lain berkata, "lupakan dia, you deserve love and better than him" padahal hati ku berkata macam mana aku bisa bahagia kalau separuh kebahagiaan ku bersama dia. Macam mana aku boleh buka hati ku untuk orang lain sedang kan hatiku hanya untuk dia. Perasaan ku sedikit takkan berkurang dari mulanya perasaan ini muncul di hati.
Dia ketenangan, dia kebahagiaan dan dia lah juga pengakiran. I guess i wont open my heart to anyone, not anymore. im so scared, so fcking scared of being abandoned by the people i loved wholeheartedly, they left like im not enough for them to stay, the pain hits hard, i was left wondering where did i go wrong. it hurts.. Aku pura-pura kuat depan semua orang,
Senyum, bergelak ketawa, buat lawak. Padahal bila aku sendiri, aku hanya ditemani oleh airmata.. Look happy outside, inside there's so many tear 😔

Wahai ketenangan,
cari lah cinta sejati mu sampai ke hujung dunia, kalau mereka tidak menginginkan mu. Datang saja padaku. Aku menunggu dan menerima mu apa ada nya. Berkahwin dengan orang yang dicintai, itu adalah impian. berkahwin dengan orang yang tidak disangka itu ketentutan. jodoh tetap menjadi rahsia Allah.
Ya Rabb, aku tak nak orang lain, aku nak dia..
Tolong buka hatinya untuk aku, lembut kan hatinya untuk menerima aku kembali dalam hidupnya... Jangan jadikan dia perkara yang sia-sia untuk aku.. Kesalahan terbesarku adalah I still talk to Allah about you and us. i miss you so much. Kalau jodoh kita kuat, we'll end up being together in future. InshaAllah. Allah knows better. Allah has better plans for you and me. Just have to faith.


Saturday, 5 November 2016

Im just human

Satu hari dia menyesali perbuatannya itu dan dia berjanji tidak akan lakukannya dan ubah semampunya. Hati dia rapuh. Selalu rapuh pada yang tidak difikirkan. Maybe kalau di fikiran orang dia macam perempuan yang tak sedar dengan diri dan kemampuan. Dia selalu kesal akan itu  punyai seseorang menjadi pendamping adalah keinginan semua perempuan termasuklah dia. Dia suka lelaki yang baik. Dia juga suka melihat kebaikan seseorang. Baginya, cukup bahagia bila tengok seseorang itu bahagia  dia suka trowback moment2 yang manis, kelakar, and nakal2 hahaha yang paling penting dia suka akan kebaikan laah! Dia bila suka seseorang dia tak cakap dia diam jaa dan sampai lelaki tuu da ade someone hmpp hurt ending kan?   dan dia selalu tengok kalau lelaki ada rupa, ada kekayaan, pangkat, kuasa dan pengaruh mesti setaraf jugak kan?  Tak pernah yang lain dari yang lain. Fikirannya cukup di sumbat dengan propa2 yang tak adil dan semua manusia suka, a bad suprise and saddes  manusia tak pedulikan dia. Manusia tak tahu apa dia rasa sekarang.  Dia selalu sedih tengok kekejaman manusia yang tak dapat dia lihat dengan mata kasar tapi dapat dirasa dengan fikrah. Dia mengharapkan kumpulan seperti Sultan Muhammad al fate dia rindukan dan mahu rasakan pemerintahan beliau tapi dia sedar diri yang diri dia tak layak.
Dia harap keajaiban dalam hidup dia. Dia tak inginkan dunia tapi dia inginkan kebaikannya  dia nak jumpa someone rupanyaa. Dia  selau doa Islam sampai ke semua orang Ameen 

Allahurab
BY NURUL SAKILA AB HAJAN 

Sunday, 5 June 2016

Ramadan tiba lagi

Sekali lagi ia datang dan membawa berkat, semua orang menanti nantikan nya. Semoga pada tahun ini iaa lebih baik dari tahun lepas. semoga kita d rahmati dan ukhuwah kita terjalin dalam bulan yang mulia ini. Happy fasting kepada semua kaum kerabat, kawan kawan, guru guru, tenaga pengajar *lecturer saya d ktd, dan semua umat islam di dunia. Ingat sesuatu kejadian itu datang darii Allah dan doa serta bertawakkal lah.  Semoga Allah memberkati kita. Tidak lupa jugak pada orang jauh sana, harap2 kita bertemu di harii lebaran nanti insyaAllah😊

Wednesday, 28 October 2015

Please just let me breathe

Please just let me breathe
Days will go by where I am fine, days where I do not cry or have an uncontrollable urge to huddle in a little heap and snarl at someone, days where I smile at the world and it's people, days where I feel comfortable.
But then, everything will change in an instant, the burning hole in my chest will burst open, raging, I suffocate, no matter how hard and how deep I try to breathe. The pain suck you in, no matter how hard you fight.
No matter how hard you prepare yourself against this feeling, it does not get better and it sure as hell does not get easier.
The pain of loosing someone is a deep, dark, devouring beast, always there, always lingering, and staring at you, readybto shred you to pieces when you least expect it...leaving you hurting, leaving you broken..
       
             
                      Nurul Sakila Ab Hajan's Blog
x

Saturday, 17 October 2015

Cry Alone

Saat semua orang gembira, air mata menemani. saat semua orang meraih kemenagan, hati ini terpaksa menerima kegagalan. pesan pada hati 'Jangan give up" sambil seka air mata. di hadapan semua orang ku sedaya upaya meraih gembira ku gagahkan juga diri ini untuk mengukirkan senyuman. walau sakit tapi tetap meraih gembira :)
 Dalam kegembiraan, siapa tahu hati ini sedang terluka? siapa tahu hati ini tengah berdarah? siapa tahu hati ini menangis? dalam keadaan parah aku mampu berdoa kepada Nya sahaja semoga aku di permudahkan :) ketawa tidak mestinya seseorang itu gembira diapa tahu hatinya ? selain yang maha kuasa :)

  dalam kegelapan ku menangis semahunya ku sembunyikan kesedihan ini demi meraih kegembiraan ini, hati berdarah, luka paling dalam. sedalam dalam lautan pasifik. biar aku simpan luka ini. biarkan ia membengkak, biarkan ia berparut, biarkan darahnya keluar mengalir. Hanya mampu berdoa dan merintih kepadanya :) andai semua orang tahu perasaan ini. andai semua tahu betapa sakitnya, peritnyaa hati ini :'( aku pilih jalan ini, aku pilih takdir ini dan tiada siapa yang boleh mengubahnyaa selain diri ini. tapi bukan diri ini yang mengiginkan dan bukan pula hati ini yang mahukan. andai masa lalu boleh diulang dan di putar semula akan ku baiki dengan sempurna dan sesempurna kehidupan :)

                                Sekiann....

Dear past Nurul Sakila

Okay, I caved. I'm already doing an epilogue.

Reading this again, I learned a lot. I saw how I've changed. That's why I keep my journals and shit, so I can learn from them. Compared to where I once was, the place I am now is darker. A lot. Things back then were so much lighter, and I had no idea how good they were. It's a lesson in appreciating things, I suppose. Or not letting the bad things get you down so much.

I don't mean to say that you should appreciate the way things are now because in the future they are going to be so much worse. But in an open letter to my past self, this is what I am going to say.

Dear Past Nurul Sakila Kardashians, 
There are two categories of things in your current life. A few things that will change and a few things that won't. And there's no way to tell which things fall in which category. It's all tits up.

In a way that's also comforting. It's how life is. It's a big story with a lot of variables. You have to learn which things you can control and which things you can't, so you avoid either wasting time or becoming too fatalistic to function.

You will learn the demons in your head and you will name them. One will be bipolar disorder. One will be rape. One will be self-harming. One will be delusions. One will be alcoholism. One will be daddy issues. There are a few demons you have now that will fade away. And there are more to come. You will learn how to fight them in time.

                By Sakila_AbHajan